Rabu, 31 Oktober 2012

16. VONIS MATI UNTUK ARIE



Sudahlah rie !

Kamu hanyalah orang tak punya
Dunia mereka bukan dunia kita
Jangan neko-neko, jangan ngoyo
Janganlah selalu memilih berbeda

Ikuti saja arus, menjadi konsumen kapitalis
teruskan saja semua yg sedang kau kerjakan,
gantungkan tinggi-tinggi cita-cita yg selama ini kau idamkan
kau hanya penulis buku diary kusuhmu

jangan mimpi menulis buku
Jangan mimpi jadi budayawan, jangan mimpi jadi sastrawan
Jangan banyak macam
Jangan sok intelek
Dunia kita dunia berotot
Dunia mereka dunia berbobot

Sudahlah rie!
Kenapa aktif di organisasi ?
Bergabung lagi bersama kami   
Nongkrong di pinggir kali, main gitar sampai pagi
Berbagi rokok, main gapleh sampai ketiduran di pos ronda
Nonton organ tunggal di kampung sebelah
Jangan mikir yang tinggi-tingi nanti jatuh gedubrak hancur lebur
Jangan mikir yang neko-neko nanti masuk rumah sakit Grogol

Sudahlah rie !
kau hanya pemimpi
Jangan pikirkan nasib Indonesia  
Biarkan manusia berdasi di gedung mewah itu yang mengurusi
Kita hanya orang kecil dan akan tetap kecil


Sudahlah rie !
Kamu itu gak bisa bikin puisi
kamu hanya menulis kata-kata minim makna minim kosakata
Barisan kata yang dipenggal-penggal dan diulang-ulang
Puisi itu sesuatu yang aneh
Barisan kata yang tidak bisa dimengerti maknanya
Oleh orang-orang bodoh seperti kita
Walau sudah dibaca seratus kali berturut-turut

Tulisan kamu gak bermutu, duniamu buntu
Kau beli koran saja sebulan sekali
Kau hanya menuliskan keluh kesah dan ketidak berdayaan
Kau hanya memberitakan segala senjang dan segala resah  
Kau hanya menceritakan dirimu dengan segala kebodohan
Kau tak pernah bisa menjelma menjadi manusia lain
Tokoh-tokoh dalam ceritamu kau isi dengan dirimu sendiri

Payah kau,
Menyedihkan !

Sudahlah rie !
Menjadi pengeluh saja
Seperti kebanyakan warga Negara
Di koran, radio dan televisi
Hilangkan saja semangat tinggimu
Birokrasi tak akan pernah merubah diri
Kantor SAMSAT tak akan pernah menata hari
Lembar KTP tak akan pernah menjadi gratis
Realistis lah, jangan bermimpi !

Sudahlah rie !
Kenapa rajin baca buku ?
Toh kamu tetap disini, tak kemana-mana
kau tetap saja menjadi pemimpi
Tetap bersama imajinasi dan khalayalanmu
Presiden sudah ada, menteri masih banyak
PNS gak pensiun-pensiun, sarjana nganggur makin subur
Ngapain rajin baca koran dan buka situs internet

Sudahlah rie,
Negeri ini sudah sekarat, tak ada lagi yang bisa diperbaiki
Tikus kantor dari zaman kompeni, nepotisme dari zaman majapahit
Korupsi memang tradisi, budaya bangsa yang harus lestari
Jangan sok pintar mengurusi ummat.
Kau, tanggalkan jeans bolong kemarin subuh
Kau, buka Al Qur’an terjemahan kemarin zuhur

Kau, cukur rambut gondrongmu
Lagi pula,
Cita-cita yang kau tancapkan hanya fatamorgana
Sesuatu yang tak akan pernah tercapai.
Semu !
Maya !

Kau urusi saja dirimu, Sudah waktunya kau menggugat Tuhan
Cobaan yang menimpamu itu sudah terlalu. Ngaku saja kau!!
Bahwa kau sudah tak mampu lagi memikul cobaan yang ditimpakan
Saatnya mogok makan, saatnya pecahkan piring, saatnya berteriak lantang
Jangan lagi kau berkata, Bocah Palestina mendapat ujian jauh lebih berat
Jangan lagi kau berkata, manusia Chechnya mampu bertahan di kedinginan
Lihatlah saudagar Arab Saudi yang kekayaannya melimpah ruah
Lihatlah Pangeran Brunei atau PutriJordania

Sudahlah rie,
menjadi Arie Satria Pratama Saja,-
Menjadi orang kebanyakan
Kita orang kecil
Dan akan tetap kecil
Selesai....

15. ARTI CINTA



Saat ku tutup kedua bola mataku
Terlihat bayanganmu
Yang selalu menerangi
Hari-hariku ..

Kau Tempat curahan gundah di hatiku
Ku tak tahu
Kalau tak ada dirimu ..

Tak melihat binar matamu
Indahnya suaramu
Yang ku inginkan
Selalu ada di dekatmu ..

Walau kau tak menjadi milikku
Tapi ,, Berjanjilah kepadaku
Kau akan selalu ada di hatiku

14. WANITA ITU, DIALAH IBUKU



Matanya indah,, bagai euphoria cinta. Harum tubuhya,, buat aku tahu bahwa itu adalah dia. Dimataku kau adalah segalanya. Walau dimatamu aku bukan siapa-siapa.
Dikala semuanya mencerca ku,, kau tetap setia membuat kuat hatiku. Dikala segalanya begitu menyedihkan bagiku,, kau tetap buat aku merasa hidup. Dikala aku tersungkur jatuh tak berdaya,, kau selalu datang menolongku.
Ketika dunia terasa berat untuk kujalani,, kau yang sealu menyemangatiku. Ketika semuanya tak menghargaiku,, kau selalu ada disampingku dan buat aku merasa dihargai. Ketika dunia begitu sunyi,, kau selalu menyanyikan lagu untuk mengisi duniaku. Ketika dunia begitu gelap,, kau bersedia menerangi jalanku yang amat panjang.
Kau buat aku merasakan kasih sayang, mengajarkan semua tentang kehidupan. Kau buat aku merasa ada, ketika dunia mencoba mangabaikanku. Kau buat aku merasakan cinta, ketika tak ada lagi cinta untukku. Kau buat aku menjadi yang terbaik didunia ini.
Kau relakan masa mudamu hanya untuk kebahagiaanku. Kau relakan nafas panjangmu untuk dibagi bersamaku. Kau relakan sebagian degup jantungmu untuk menghidupkanku. Kau relakan rahimmu untuk tempatku bertahan hidup dulu.
Kau bersedia menggandengku ketika mereka meninggalkanku. Kau mau memelukku erat ketika mereka menatap dingin diriku. Kau tetap menciumku walau sebenarnya hatimu tersakiti olehku. Kau tetap mencintaiku ketika tak ada lagi cinta yang pantas bagiku. Kau yang menyelimutiku ketika dunia terasa kejam untukku. Kau yang selalu tersenyum memandangku ketika mereka memunggungiku dan pergi menjauh. Kau adalah euphoria cinta terindah,, kandil bagi anak-anakmu.
Kau yang selalu berkata bahwa aku yang terindah. Kau juga yang selalu memeluk erat diriku ketika air mataku mengalir. Kau yang selama ini mencium pipiku ketika aku hendak tidur. Kau yang selalu membangunkanku dari tidur lelapku. Kau yang selalu buat hati ini kuat akan kekejaman dunia.
Kata-kata cintamu. Indah matamu. Hangat tubuhmu. Lembut hatimu. Lugu dan sopan santunmu. Segala tentangmu amat menyejukan hatiku. Tak layak buat kau menderita.
Aku mendengar keluh kesahmu. Aku melihat kegelisahanmu. Aku merasakan kegetiran hatimu.
Kau bersimpuh…… Memohon keikhlasan. Cintamu.. Kasih sayangmu.. Pengorbananmu.. Semua jerih payahmu.. Buat dirimu adalah hal terindah bagiku.
Ibu…. Orang yang paling menyayangiku. yang selalu ada disisi ku. yang terus meladeni tingkahku. yang kukagumi.. yang kucintai..
Ibu…. Wanita yang selalu menghangatkan ku. Wanita yang bersedia membagi hidupnya untukku. Wanita itu adalah ibuku.. Wanita terindah anugerah tuhan untukku. Wanita terbaik anugerah dari tuhan untukku.
Tempat naunganku akan kerinduan. Tempat naunganku akan cinta. Tempat naunganku akan kasih sayang.
Matanya indah,, bagai euphoria cinta. Harum tubuhya,, buat aku tahu bahwa itu adalah dia. Dimataku kau adalah segalanya. Walau dimatamu aku bukan siapa-siapa.
Dikala semuanya mencerca ku,, kau tetap setia membuat kuat hatiku. Dikala segalanya begitu menyedihkan bagiku,, kau tetap buat aku merasa hidup. Dikala aku tersungkur jatuh tak berdaya,, kau selalu datang menolongku.
Ketika dunia terasa berat untuk kujalani,, kau yang sealu menyemangatiku. Ketika semuanya tak menghargaiku,, kau selalu ada disampingku dan buat aku merasa dihargai. Ketika dunia begitu sunyi,, kau selalu menyanyikan lagu untuk mengisi duniaku. Ketika dunia begitu gelap,, kau bersedia menerangi jalanku yang amat panjang.
Kau buat aku merasakan kasih sayang, mengajarkan semua tentang kehidupan. Kau buat aku merasa ada, ketika dunia mencoba mangabaikanku. Kau buat aku merasakan cinta, ketika tak ada lagi cinta untukku. Kau buat aku menjadi yang terbaik didunia ini.
Kau relakan masa mudamu hanya untuk kebahagiaanku. Kau relakan nafas panjangmu untuk dibagi bersamaku. Kau relakan sebagian degup jantungmu untuk menghidupkanku. Kau relakan rahimmu untuk tempatku bertahan hidup dulu.
Kau bersedia menggandengku ketika mereka meninggalkanku. Kau mau memelukku erat ketika mereka menatap dingin diriku. Kau tetap menciumku walau sebenarnya hatimu tersakiti olehku. Kau tetap mencintaiku ketika tak ada lagi cinta yang pantas bagiku. Kau yang menyelimutiku ketika dunia terasa kejam untukku. Kau yang selalu tersenyum memandangku ketika mereka memunggungiku dan pergi menjauh. Kau adalah euphoria cinta terindah,, kandil bagi anak-anakmu.
Kau yang selalu berkata bahwa aku yang terindah. Kau juga yang selalu memeluk erat diriku ketika air mataku mengalir. Kau yang selama ini mencium pipiku ketika aku hendak tidur. Kau yang selalu membangunkanku dari tidur lelapku. Kau yang selalu buat hati ini kuat akan kekejaman dunia.
Kata-kata cintamu. Indah matamu. Hangat tubuhmu. Lembut hatimu. Lugu dan sopan santunmu. Segala tentangmu amat menyejukan hatiku. Tak layak buat kau menderita.
Aku mendengar keluh kesahmu. Aku melihat kegelisahanmu. Aku merasakan kegetiran hatimu.
Kau bersimpuh…… Memohon keikhlasan. Cintamu.. Kasih sayangmu.. Pengorbananmu.. Semua jerih payahmu.. Buat dirimu adalah hal terindah bagiku.
Ibu…. Orang yang paling menyayangiku. yang selalu ada disisi ku. yang terus meladeni tingkahku. yang kukagumi.. yang kucintai..
Ibu…. Wanita yang selalu menghangatkan ku. Wanita yang bersedia membagi hidupnya untukku. Wanita itu adalah ibuku.. Wanita terindah anugerah tuhan untukku. Wanita terbaik anugerah dari tuhan untukku.
Tempat naunganku akan kerinduan. Tempat naunganku akan cinta. Tempat naunganku akan kasih sayang.

13. SAHABATKU



sahabatku ..
seberat apapun masalahmu
sekelam apapun beban hidupmu
jangan pernah berlari darinya
ataupun bersembunyi
agar kau tak akan bertemu dengannya
atau agar kau bisa menghindar darinya

karena sahabat ..
seberapa jauhpun kau berlari
dan sedalam apapun kau bersembunyi
dia pasti akan menemuimu
dalam sebuah episode kehidupanmu

sahabatku ..
alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang
persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati
dan mengkilapnya lantai nuranimu
hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi
ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran
ditambah sedikit penganan keteguhan

sahabat ..
dengan begitu
sepulangnya ia dari rumahmu
akan kau dapati
dirimu menjadi sosok yang tegar
dalam semua keadaan
dan kau pun akan mampu dan lebih berani
untuk melewati lagi deraan kehidupan

dan yakinlah sahabat ..
kaupun akan semakin bisa bertahan
kala badai cobaan itu menghantam